MOHON MAAF, SITUS RESMI KAMI TELAH PINDAH KE ALAMAT..


SILAKAN KUNJUNGI SITUS BARU KAMI, TERIMA KASIH..

    Tentang Kami

    Pemberdayaan Masyarakat Tani dan Pemberdayaan Lahan Non Produktif / Lahan tidur.

    Hubungi Kami

    Buka setiap hari jam 08.00 - 17.00
    Sabtu - Minggu & Hari Raya BUKA

    • KEBUN SEMERU BOGOR
      UBH Koperasi Badan LITBANG KEHUTANAN
      16118
      Indonesia

    Seluruh Indonesia

    PERJANJIAN KERJASAMA

    PENANAMAN POHON

    NOMOR : ……..

     

     

    Pada hari ini, ---------, tanggal -------------- bulan --------tahun duaribu duabelas. Pukul ------- WIB ------------------

    (Waktu Indonesia bagian Barat). --------------------------------------------------------------------------------------------------------

    Yang bertanda tangan dibawah ini : -----------------------------------------------------------------------------------------------------

    ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

    I.     Nama                                      : Indra Bandjardjaja ----------------------------------------------------------------

           No. KTP                                 : 32.7104.021169.0004 ---------------------------------------------------------------

           Tempat dan tanggal lahir           : Bogor, 02 November 1969 --------------------------------------------------------

              Jabatan                          : Direktur Utama KEBUN SEMERU BOGOR -------------------------------

              Alamat Kantor                            : UBH Koperasi Badan LITBANG Kehutanan -------------------------------

                                                                Jl. Gunung Batu No.5 (Gerbang Pasir Kuda) Bogor 16118 -----------

        --------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

            Dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama Pengelola CV. KEBUN SEMERU BOGOR QQ. UBH Koperasi Badan Litbang Kehutanan sesuai Akta Pendirian No. ..... Tanggal................. dan Surat Ketetapan Tanggal .........................., --------------------- ---------------------------------------------------------------------

    ------------------------------------------------- Untuk selanjutnya disebut sebagai ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------- PIHAK PERTAMA ----------------------------------------------------------------

    ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

    II.    Nama                                      : -------------------------------------------------------------------------------------------------

           No. KTP                                  : -------------------------------------------------------------------------------------------------

           Tempat dan tanggal lahir           : -------------------------------------------------------------------------------------------------

           Pekerjaan                                : -------------------------------------------------------------------------------------------------

              Alamat Rumah                         : -------------------------------------------------------------------------------------------------

                                                              --------------------------------------------------------------------------------------------------

              Telephone/Handphone              : --------------------------------------------------------------------------------------------------

              Email                                      : -------------------------------------------------------------------------------------------------

    ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

            Dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama diri sendiri sebagai Mitra Usaha, --------------------------------

    ----------------------------------------------- Untuk selanjutnya disebut sebagai ----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- PIHAK KEDUA ----------------------------------------------------------------

    ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

    PIHAK PERTAMA dan PIHAK KEDUA (selanjutnya disebut PARA PIHAK) menerangkan terlebih dahulu hal - hal sebagai berikut : -------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

    1. PIHAK PERTAMA akan melakukan penanaman kayu Jabon (Anthocephalus cadamba) di lahan Milik ......................... yang terletak di Kp. ............... Rt. ... Rw. ... Desa.................. Kecamatan ....................... Kabupaten /Kota ...................... Jawa Barat. Koordinat GPS: ........................."S  dan ......................"E dengan ketinggian sekitar .... meter diatas permukaan laut (dpl) dengan total populasi tanaman sebanyak 500 (lima ratus) tanaman dengan jarak tanam 3x3 meter. Tanaman Kayu Jabon ini akan ditanam oleh PIHAK PERTAMA paling lambat tanggal ....................... dan PIHAK PERTAMA memiliki  hak sharing sebesar 90 % dengan rincian sebagai berikut : ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

    a. PEMILIK LAHAN -------------------------------------------------------: 10 % ----------------------------------------------

    b. KEBUN SEMERU BOGOR ( PIHAK PERTAMA ) ---------: 90 % ----------------------------------------------

    2.  PIHAK KEDUA adalah investor yang telah mengeluarkan dan menginvestasikan uangnya sejumlah

         Rp.25.000.000 (dua puluh lima juta rupiah) guna pembiayaan penanaman Kayu Jabon -----------------

         (Anthocephalus cadamba) yang dilakukan PIHAK PERTAMA. ----------------------------------------------------

    Dalam rangka pengembangan Usahatani Jabon Pola Bagi Hasil (UJ-PBH), kedua belah pihak sepakat untuk membuat Perjanjian Kerjasama yang dituangkan kedalam pasal-pasal sebagai berikut : -----------------

    ------------------------------------------------------------------------ Pasal 1 --------------------------------------------------------------------

    --------------------------------------------------------------------- DEFINISI ------------------------------------------------------------------

    Dalam Perjanjian Kerjasama ini, istilah-istilah berikut mempunyai arti sebagaimana yang diberikan kepadanya, kecuali kalimat yang bersangkutan memberikan arti lain :----------------------------------------------------

    1.       Tanaman Jabon adalah sejenis tanaman kehutanan yang diproduksi kayunya.----------------------------------

    2.   Mitra Usaha/Investor adalah pihak yang menanamkan modal berupa dana kepada Lembaga Fasilitator untuk keperluan usaha tani Jabon pola bagi hasil (UJ-PBH). ------------------------------------------------------------

    3.  Usahatani Jabon Pola Bagi Hasil (UJ-PBH) adalah suatu kegiatan usahatani yang mencakup : penanaman, pemeliharaan secara intensif, pemanenan dan pemasaran hasil, dengan melibatkan pihak Mitra Usaha, petani penggarap, pemilik lahan, Pemerintah Desa dan Lembaga Fasilitator dengan jangka waktu panen sekitar 6 (enam) tahun sejak penanaman dan pembagian hasil panen kepada para pihak terkait secara proporsional. -------------------------------------------------------------------------------

    4. Petani Penggarap adalah pihak yang melaksanakan kegiatan penyiapan lahan, penanaman, pemeliharaan, dan pengamanan. ---------------------------------------------------------------------------------------------------

    5.  Pemilik Lahan adalah pihak yang memiliki lahan dengan bukti kepemilikan yang syah dan menjadi peserta. --------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

    6.  Pendamping adalah pegawai KEBUN SEMERU BOGOR yang ditugaskan melakukan bimbingan teknis dan sosial kepada petani penggarap di wilayah kerjanya, sejak penyiapan lahan, pemupukan, penanaman, pemeliharaan, sampai pemanenan. ----------------------------------------------------------------------------

    7.   Bagian hasil panen adalah dana yang diterima oleh masing-masing pihak dari pembagian hasil panen tanaman Jabon, yang nilainya sudah termasuk pengembalian dana investasi yang ditanamkan oleh pihak yang bersangkutan dalam rangka Usahatani Jabon Pola Bagi Hasil (UJ-PBH). ------------------

    Jangka waktu Perjanjian adalah jangka waktu berlakunya Perjanjian ini sebagaimana diatur lebih lanjut dalam Pasal 3 (tiga) Perjanjian ini. ---------------------------------------------------------------------------------------

    8.        Hari Kerja adalah hari-hari dimana bank-bank di Indonesia buka untuk melaksanakan kegiatan kliring-

    ---------------------------------------------------------- Pasal 2 ---------------------------------------------------------

    ------------------------------------------------- LINGKUP PERJANJIAN --------------------------------------------

    Para pihak mengadakan kerjasama dalam bentuk kerjasama di bidang penanaman pohon Jabon -------------

    --------------------------------------------------------------------- Pasal 3 -----------------------------------------------------------------------

    ------------------------------------------------------- JANGKA WAKTU PERJANJIAN -------------------------------------------------

    Pejanjian ini berlaku efektif sejak tanggal ditandatangani Perjanjian ini, dan berlaku untuk jangka waktu    6 (enam) tahun. ------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

    ---------------------------------------------------------------------- Pasal 4 ----------------------------------------------------------------------

     -------------------------------------------------------------- MAKSUD DAN TUJUAN -----------------------------------------------------

    Perjanjian kerjasama ini dimaksudkan untuk mengatur hak dan kewajiban masing-masing pihak dengan tujuan agar Usahatani Jabon (UJ-PBH) dapat terlaksana dengan baik dan menguntungkan.---------------------

    --------------------------------------------------------------------- Pasal 5 -----------------------------------------------------------------------

    ---------------------------------------------------- HAK & KEWAJIBAN PARA PIHAK ------------------------------------------------

    (1)   Hak PIHAK PERTAMA : --------------------------------------------------------------------------------------------------------------

            a.  Menerima dan mengelola dana investasi dari PIHAK KEDUA. ---------------------------------------------------

            b.  Mengelola kegiatan Usahatani Jabon (UJ-PBH) di lapangan.------------------------------------------------------

            c.  Berhak untuk mendapatkan 15% (limabelas persen) dari keseluruhan jumlah hasil produksi dan

    hasil penjualan pohon setelah dikurangi segala macam biaya yang dikeluarkan pada saat panen termasuk marketing fee, biaya tebang, biaya angkut, transportasi, retribusi, pajak, dll -----------------

    (2)   Hak PIHAK KEDUA: -------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

          a. Menerima dari PIHAK PERTAMA informasi meliputi lokasi penanaman, jumlah tanaman, petani penggarap , dan petugas Pendamping. ------------------------------------------------------------------------------------

            b.  Menerima dari PIHAK PERTAMA laporan perkembangan tanaman dua kali dalam setahun. --------

          c. Menerima Sertifikat Peserta dari PIHAK PERTAMA sebagai bukti penanaman modal yang sah dalam rangka Usahatani Jabon (UJ-PBH) --------------------------------------------------------------------------------

            d. Menerima dari PIHAK PERTAMA bagian hasil panen sebesar 50% (limapuluh persen) dari

    keseluruhan jumlah hasil produksi dan hasil penjualan pohon setelah dikurangi segala macam

    biaya yang dikeluarkan pada saat panen termasuk marketing fee, biaya tebang, biaya angkut,

    transportasi, retribusi, pajak, dll, tidak termasuk hasil dari tanaman tumpang sari -----------------------

      e.  Dalam hal terjadi kegagalan UJ-PBH akibat kesalahan manajemen PIHAK PERTAMA tetapi 

       bukan akibat Force Majoure (keadaan memaksa), maka PIHAK KEDUA berhak menerima pengembalian dana dari PIHAK PERTAMA sebesar dana investasi sebagaimana tersebut dalam Pasal 2 ditambah dengan bunga sebesar bunga bank sebagaimana ditetapkan oleh Bank Indonesia (BI rate).-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------

    (3)   Kewajiban PIHAK PERTAMA : -----------------------------------------------------------------------------------------------------

            a. Menyampaikan informasi sebagaimana tersebut pada ayat (2) huruf a kepada PIHAK KEDUA.

            b. Menyediakan bibit jabon yang di tanam dan menggunakan pupuk organik dan anorganik, 

             membayar upah tenaga Petani Penggarap, menyediakan tenaga Pendamping, dan lain-lain agar Usahatani Jabon (UJ-PBH) berhasil dan menguntungkan para pihak. -----------------------------------

      c. Menyampaikan laporan sebagaimana tersebut pada ayat (2) huruf b kepada PIHAK KEDUA.---

      d. Memberikan Sertifikat Peserta kepada PIHAK KEDUA sebagai bukti peserta Usahatani Jabon. 

      e. Memasarkan hasil panen tanaman sesuai dengan harga pasar yang berlaku pada saat itu. ------

            f.  Memberikan bagian hasil panen kepada PIHAK KEDUA sebesar 50% (limapuluh persen) dari   

    keseluruhan jumlah hasil produksi dan hasil penjualan pohon setelah dikurangi segala macam

    biaya yang dikeluarkan pada saat panen termasuk marketing fee, biaya tebang, biaya angkut,

    transportasi, retribusi, pajak, dll, tidak termasuk hasil dari tanaman tumpang sari. --------------------

            g. Memberikan jaminan pembelian kembali (Buy Back Guarantee) kepada PIHAK KEDUA. Jika ada permasalahan tertentu yang memaksa PIHAK KEDUA untuk mencairkan capital dari aset hutan perkebunan yang dimiliki PIHAK KEDUA, PIHAK PERTAMA akan melakukan penebangan / panen dini terhadap unit hutan perkebunan PIHAK KEDUA dan memberikan bagi hasil 50% kepada PIHAK KEDUA.----------------------------------------------------------------------------------------------------------

    h.   Dalam hal terjadi kegagalan UJ-PBH akibat kesalahan manajemen PIHAK PERTAMA tetapi bukan akibat force majeure, maka PIHAK PERTAMA mengembalikan kepada PIHAK KEDUA dana penanaman modal sebagaimana tersebut pada Pasal 2 ditambah dengan bunga sebesar bunga bank sebagaimana ditetapkan oleh Bank Indonesia (BI rate).-------------------------------------------

    (4)   Kewajiban PIHAK KEDUA : --------------------------------------------------------------------------------------------------------

            a.     Menyetorkan dana investasi kepada PIHAK PERTAMA.--------------------------------------------------------

            b.     Menyerahkan copy bukti setor sebagaimana tersebut pada huruf a kepada PIHAK PERTAMA. 

    ---------------------------------------------------------------------- Pasal 6 --------------------------------------------------------------------

    ---------------------------------------------------- BAGIAN HASIL DAN PEMASARAN ---------------------------------------------

    1.  Pihak Pertama berhak untuk mendapatkan 15% (limabelas persen) dari keseluruhan jumlah hasil produksi dan hasil penjualan pohon setelah dikurangi segala macam biaya yang dikeluarkan pada saat panen termasuk marketing fee, biaya tebang, biaya angkut, transportasi, retribusi, pajak, dll ------

    2.  Pihak Kedua berhak untuk mendapatkan 50% (limapuluh persen) dari keseluruhan jumlah hasil produksi dan hasil penjualan pohon setelah dikurangi segala macam biaya yang dikeluarkan pada saat panen termasuk marketing fee, biaya tebang, biaya angkut, transportasi, retribusi, pajak, dll -----

    3.  Pihak Pemilik Lahan berhak mendapatkan 10% (sepuluh persen) dari keseluruhan jumlah hasil produksi dan hasil penjualan pohon setelah dikurangi segala macam biaya yang dikeluarkan pada saat panen termasuk marketing fee, biaya tebang, biaya angkut, transportasi, retribusi, pajak, dll ------

    4.   Pihak Staf Ahli, Pembina dan Petani Penggarap berhak mendapatkan 25% (duapuluh lima persen) dari keseluruhan jumlah hasil produksi dan hasil penjualan pohon setelah dikurangi segala macam biaya yang dikeluarkan pada saat panen termasuk marketing fee, biaya tebang, biaya angkut, transportasi, retribusi, pajak, dll ----------------------------------------------------------------------------------------------------

    ---------------------------------------------------------------------- Pasal 7 --------------------------------------------------------------------

     -----------------------------------------------------------JANGKA WAKTU PANEN ------------------------------------------------------

    1.   Perjanjian kerjasama ini berlaku sejak tanggal, bulan dan tahun ditandatanganinya perjanjian kerjasama ini oleh PARA PIHAK sampai dengan masa tebang (daur) tanaman Jabon selama enam tahun. Pemanenan dapat dilakukan apabila tanaman jabon telah berumur enam tahun dengan kesepakatan dan sepengetahuan PARA PIHAK yang dituangkan dalam BERITA ACARA PEMANENAN serta ditandatangani oleh  PARA PIHAK. -----------------------------------------------------------------

    2.   Selama masa perjanjian kerjasama ini PARA PIHAK tidak diperbolehkan melaksanakan kegiatan penebangan kayu jabon  pada lokasi obyek kerjasama, tanpa kesepakatan dan sepengetahuan PARA PIHAK. -----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

    ------------------------------------------------------------------------ Pasal 8 -------------------------------------------------------------------

    ---------------------------------------------------- PERALIHAN HAK MITRA USAHA --------------------------------------------------

    (1)   Dalam hal PIHAK KEDUA meninggal dunia maka peralihan hak PIHAK KEDUA diberikan kepada ahli warisnya: ------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

                    Nama                                                 :  ----------------------------------------------------------------------------

                    Tempat dan tanggal lahir                      :  ----------------------------------------------------------------------------

                    Hubungan dengan PIHAK KEDUA         :  ----------------------------------------------------------------------------

     (2)  Dalam hal PIHAK KEDUA Mengalihkan haknya kepada pihak lain, maka PIHAK KEDUA wajib memberitahu sebelumnya kepada PIHAK PERTAMA dan selanjutnya PIHAK KEDUA wajib memproses perubahan perjanjian kerjasama ini. ----------------------------------------------------------------

    ------------------------------------------------------------------------- Pasal 9 -----------------------------------------------------------------

    -----------------------------------------------------------TATACARA PEMBAYARAN --------------------------------------------------

    (1)    Dana investasi disetor oleh PIHAK KEDUA kepada PIHAK PERTAMA melalui rekening Bank Mandiri No. Rekening : 1330011269917atas nama KEBUN SEMERU BOGOR. ---------------------------------------------

    (2)  Bagian hasil panen sebagaimana tersebut dalam pasal 5 yang merupakan hak PIHAK KEDUA, dibayar oleh PIHAK PERTAMA kepada PIHAK KEDUA paling lambat 1 (satu) bulan setelah PIHAK PERTAMA menerima pembayaran hasil penjualan kayu dan PIHAK KEDUA telah menyerahkan Sertifikat Peserta Usahatani Jabon kepada PIHAK PERTAMA. --------------------------------------------------------

    ---------------------------------------------------------------------- Pasal 10 -------------------------------------------------------------------

    --------------------------------------------------------------- PEMBERITAHUAN ------------------------------------------------------------

    1.  Setiap pemberitahuan, surat menyurat, permohonan, permintaan dan lain sebagainya sehubungan dengan pelaksanaan Perjanjian ini (selanjutnya disebut Pemberitahuan) harus dilakukan secara tertulis dan disampaikan secara ---------------------------------------------------------------------------------------------------

            (a) diantar langsung ------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

            (b) pos tercatat yang ditujukan ke alamat atau nomor faksimili tersebut dibawah ini : ----------------------

          PIHAK PERTAMA : ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

                   Nama                                              : Indra Bandjardjaja --------------------------------------------------

                      Alamat Kantor                                  : KEBUN SEMERU BOGOR -----------------------------------------

                -------------------------------------------------------------- UBH Koperasi Badan LITBANG Kehutanan ------------------

                -------------------------------------------------------------- Jl. Gunung Batu No.5 Bogor 16118------------------------------

            Nama                                        :  ---------------------------------------------------------------------------------------------

                Alamat Rumah                          :  ---------------------------------------------------------------------------------------------

                                                                  ---------------------------------------------------------------------------------------------

                Telephone/Handphone               :  ---------------------------------------------------------------------------------------------

                Email                                       : ----------------------------------------------------------------------------------------------

    2.     Pemberitahuan di anggap telah diterima pada : -----------------------------------------------------------------------------

            a. Tanggal penerimaan jika diantar langsung --------------------------------------------------------------------------------

            b. Tanggal hari ketiga setelah dikirim melalui pos tercatat atau ------------------------------------------------------

    3.     Dalam hal terjadi perubahan alamat, dan nomor telepon, Pihak yang mengalami perubahan wajib memberitahukan perihal perubahan tersebut kepada Pihak lainnya secara tertulis dengan menggunakan cara sebagaimana diatur dalam ayat 1 (satu) Pasal ini yaitu dalam waktu paling lambat 7 (tujuh) hari kerja sebelum adanya perubahan dimaksud. Jika perubahan tersebut tidak diberitahukan kepada Pihak lainnya, maka Pemberitahuan ke alamat, nomor telepon dan atau nomor faksimili yang terakhir dianggap berlaku.-----------------------------------------------------------------------------------------------------

    -------------------------------------------------------------------- Pasal 11 --------------------------------------------------------------------

     -------------------------------------------------------------FORCE MAJOURE --------------------------------------------------------------

    1.    Apabila terjadi force majoure (keadaan memaksa) seperti bencana alam, serangan hama penyakit, peperangan, huru hara dan lain – lain yang berakibat pada tidak dapat terlaksananya kegiatan yang tercantum dalam perjanjian ini secara keseluruhan atau sebagian, akan dilaksanakan secara musyawarah. ------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

    2.       Kerugian yang di akibatkan oleh force majoure tersebut menjadi menjadi beban PARA PIHAK. --------

    3.      Jika ada pohon yg mati atau hilang sampai dengan 25% dari populasi ditanggung oleh Penggarap, jika lebih dari 25% sampai 40% ditanggung pengelola, dan lebih dari 40% ditanggung Investor dan Pemilik lahan.------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

    -------------------------------------------------------------------- Pasal 12 --------------------------------------------------------------------

    ----------------------------------------------------- PENGAKHIRAN PERJANJIAN ------------------------------------------------------

    Perjanjian ini tidak akan berakhir apabila salah satu pihak atau ketiganya meninggal dunia akan tetapi dilanjutkan oleh para ahli warisnya sampai berakhirnya perjanjian ini begitu pula dengan dialihkannya kepada Pihak Lain maka Pihak Lain akan terikat perjanjian ini -----------------------------------------------------

    ----------------------------------------------------------- Pasal 13 -----------------------------------------------------------

    -------------------------------------------- PENYELESAIAN PERSELISIHAN --------------------------------------

    1.   Dalam hal terjadinya perbedaan pendapat, pertentangan maupun perselisihan mengenai isi Perjanjian ini dana atau pelaksanaannya, maka Para Pihak telebih dahulu akan berusaha untuk menyelesaikannya secara musyawarah------------------------------------------------------------------------------------------

    2.   Apabila jalan musyawarah tidak mencapai kata sepakat, Para Pihak dengan ini menunjukan domisili hukum yang sah di Kantor Kepaniteraan Pengadilan Negeri mana saja diseluruh wilayah hukum Indonesia yang akan ditentukan kemudian oleh Pihak Kedua ----------------------------------------------------------

    --------------------------------------------------------------------- Pasal 14 ---------------------------------------------------------------------

    ------------------------------------------------------ KESELURUHAN PERJANJIAN ----------------------------------------------------

    Di dalam Perjanjian ini setiap perubahan, penambahan, pengurangan amandemen dan atau addendumnya yang dibuat dari waktu ke waktu merupakan suatu kesatuan yang tidak dapat dipisah-pisahkan serta merupakan satu-satunya perjanjian antara Para Pihak mengenai hal yang diatur dalam Perjanjian ini dan dengan demikian menghapuskan semua pembicaraan, perjanjian dan kesepakatan lainnya baik lisan maupun tertulis yang pernah dilakukan antar Para Pihak sebelum tanggal ditandatanganinya Perjanjian ini.----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

    ----------------------------------------------------------------------- Pasal 15 -------------------------------------------------------------------

    ------------------------------------------------------- AMANDEMEN / ADDENDUM -----------------------------------------------------

    1. Perjanjian ini tidak dapat diubah, dikurangi dan atau ditambah tanpa persetujuan tertulis terlebih  dahulu

       dari Para Pihak ------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

    2. Perjanjian ini tidak akan berakhir karena salah satu pihak meninggal dunia akan tetapi tetap 

        dilanjutkan secara turun temurun oleh (para) ahli waris dari pihak yang meninggal dunia tersebut--------

    3. Segala sesuatu yang belum diatur dan atau belum diperjanjikan dalam perjanjian ini, akan diatur dalam 

        Perjanjian tersendiri (Addendum dan atau Amandemen) yang dibuat dari waktu ke waktu dan 

       ditandatangani bersama oleh wakil-wakil yang sah dari Para Pihak yang merupakan bagian integral 

        yang tidak terpisahkan dengan Perjanjian ini. ---------------------------------------------------------------------------------

    --------------------------------------------------------------------- Pasal 16 --------------------------------------------------------------------

    ------------------------------------------------------------- KETENTUAN LAIN --------------------------------------------------------------

    1.   Harga jual kayu jabon  disesuaikan dengan harga jual dipasaran pada saat kegiatan pemanenan dilaksanakan. ------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

    2.    Sharing / bagi hasil diterima oleh para pihak tidak termasuk hasil penjualan dari tanaman tumpang sari.--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

    3.    Apabila di lokasi obyek perjanjian ini terjadi pencurian dan atau kebakaran dan atau bencana alam terhadap tanaman jabon  sehingga berakibat jumlah tanaman jabon menjadi berkurang dan tidak sesuai dengan yang tercantum di dalam berita acara penanaman terlampir, maka dapat dipertanggung jawabkan secara bersama - sama dengan ketentuan sebagai berikut : ------------------------

    a.   Akibat pencurian dan atau kebakaran yang dilakukan secara sengaja oleh pelaku dibebankan kepada pelaku dan dapat dipidanakan. ------------------------------------------------------------------------------------

    b.       Akibat bencana alam dan kelalaian PARA PIHAK menjadi beban bersama PARA PIHAK. -----------

    4.       Apabila terdapat kekeliruan atau hal – hal yang belum diatur dalam perjanjian ini, maka diatur dalam suatu addendum yang tidak bertentangan dengan perjanjian ini dan merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan dan memiliki kekuatan hukum yang sama. ---------------------------------------------------

    5.       Segala biaya yang timbul sebagai akibat dari pembuatan perjanjian ini menjadi beban PIHAK KEDUA. ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

    6.   Perjanjian ini tidak akan berakhir meskipun obyek lahan yang dijadikan kerjasama penanaman pohon tersebut dijaminkan, dialihkan, maupun dijual kepada pihak ketiga, akan tetapi pihak ketiga tersebut tetap taat dan tunduk kepada Pejanjian Kerjasama ini.--------------------------------------------------------------------

    --------------------------------------- DEMIKIAN PERJANJIAN KERJASAMA INI --------------------------------------------------

    Dibuat dan ditandatangani di Bogor  pada hari dan tanggal seperti tersebut pada awal Perjanjian --------------

     

            Pihak PERTAMA,                                                                                    Pihak KEDUA,

     

     

     

     

     

     

     

           Indra Bandjardjaja                                                                         (                                       )